Kebudayaan dan Arsitektur


Manusia membangun bangunan disesuaikan dengan kebutuhan, memperhatikan fungsi bangunan, ketersediaan bahan, kondisi site serta iklim.

Manusia kemudian menambahkan sentuhan artistik dan kreativitas berdasarkan pemahaman teknik rekayasa.

Gaya bangunan kemudian ditentukan oleh kesempatan yang diterima(coincidental concurrence)dalamkontekswaktu, tempat, idea atau filosofi.

Lebih lanjut klik: kebudayaan-dan-arsitektur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Skip to toolbar